image1 image2 image3

SEASONS CHANGE, SO DO PEOPLE| WELCOME TO MY BLOG| PEOPLE CALLED ME GINA

Meet & Great with Si Kribo Toreng-toreng

HUFT………………………………………….
HUFT………………………………………….
HUFT………………………………………….
HUFT………………………………………….
HUFT………………………………………….
HUFT………………………………………….


Seluruh jagat raya taukan acara paling fenomenal yang hostnya VJ Daniel itu, yang jurinya ada Ahmad Dhani, Agnes Monika, sama si Anang Hermansyah. Iya itu yang di siarin secara langsung di RCTI tiap hari Jum’at. Yang juara pertamanya Regina itu, kembarana aku itu, namanya doang sih. Nama acaranya tak lain dan tak bukan Indonesia Idol 2012 *backsound toreng-toreng mengalun di kejauhan*
Aku nggak terlalu ngikutin sih ya, yang mau tak bahas disini bukan finalis 12 besarnya kok tapi finalis 52 besarnya *kemudian ada jeda yang panjang*. 
Yupppp, aku ngidolain salah satu finalis 52 besar yang bernama Indra Widjaya. Seperti apa bentuknya? 
Cekidot, untuk mempebesar gambar klik kribonya.


Well aku emang telat sih, aku ngidolain dia malah bukan pas dia jadi finalis Indonesia Idol. Aku ngidolain dia malah pas dia jadi penulis buku. Dia juga nulis buku loh, judulnya Idol Gagal sama buku Cerita Hati yang ada tulisannya Bernard Batubara di buku itu juga. Aku tahu Indra karena author kesayangan aku, si Alitt Susanto. Dengar-dengar cerita, Indra ini ditawarin bikin buku sama Mas Alitt gitu deh. Singkat kata bukunya rilis dan aku beli. Ceritanya tentang personal story gitu, ada juga cerita tentang peliharaannya kelinci namanya Kellmo yang playboy abis. 
Ininih penampakan bukunya, sudah ditandatanganin loh

Kalau di Cerita Hati itu semacam project buku gitu deh, yang nulis bukan Cuma Kak Indra doang. Di babnya Kak Indra yang judulnya Tulang Rusuk Susu, dia nyeritain cinta pertamanya waktu masih kanak-kanak dulu. And you know what, latar ceritanya di kota aku, Balikpapan. FYI Kak Indra emang pernah tinggal 7 tahun di Balikpapan. Menurut dia cinta pertama itu mirip gigi susu, yang bakal tanggal dimakan usia. Sedap! Dan beruntungnya aku, aku bisa datang ke acaranya Meet and Great and Akustikan with him. Bukan di Balikpapan sih tapi di Samarinda. Itu sumpah pengorbanan banget aku sampai bolos sekolah demi ketemu dia. Belum lagi empet-empetan di dalam mobil yaris yang diisi 5 orang dewasa selama kurang lebih 3 jam. Bisa dibayangkan saudara-saudara? Yang tadinya dari rumah lumayan rapi sampai di tempat acaranya di D’Orange Café rapinya ilang Cuma lumayan doang, kucel mirip orang yang nggak mandi berhari-hari, keringatan, dan makai baju yang nggak disetrika.

Di M&G kemarin Kak Indra nyanyiin sekitar 10 lagu, buat pembukaan A Thousand Years. Terus Payphone. Terus istirahat magriban sebenatar lalu lanjut lagi dia nyanyi lagu Live While We’re Young digabung sama One Thingnya One Direction. Pas di lagu itu dia bilang “Aku mau nyanyiin lagunya kembaranku yang pacarnya Taylor Swift”. Kak Indra juga ada nyanyiin lagunya salah satu finalis Indonesia Idol aku lupa siapa pokoknya itu lagu di beli sama Ahmad Dhani, judulnya Neng Neng Nong Neng, betulkan cara nulisnya? Di akhir acara Kak Indra nyanyi lagu yang penuh kenangan buat dia, lagu di tereliminasi Kumenunggu, kasian *Lap keringatnya Kak Indra*. Kak Indra juga ada nyanyi lagu yang buat audisinya Lazy Song. JAMAIKA!!! Acara Akustikannya juga diselingi beberaa games, oh iya teman se-SMA-nya Kak Indra kemarin juga datang loh. Mungkin yang kemarin ngerekam bisa share videonya, aku nggak bawa kamera kemarin jadi nggak ngerekam

Yang bikin aku tambah kelepek-kelepek lagi adalah dia pakai baju warna abu-abu bertuliskan The SCRIPT.

Pas sesi tanda tangan, aku sempet ada sedikit obrolan sama Kak Indra. FYI aku punya teman sekelas yang mirip-mirip wajahnya sama Kak Indra. Ini serius loh aku nggak ngibul J
Aku: Kak, aku punya teman sekelas yang mirip sama kakak loh.
Indra: Ohiya, ah pasti cakepan akukan.
Aku: Hmm ayahnya juga polisi.
Indra: HAH?
Aku:  Rambutnya kriwil-kriwil juga, berbehel juga loh kak.
Indra: Semoga nggak ikutan acara toreng-toreng juga ya.
Aku: Yah mungkin nanti, jadi penerusnya kakak.
Indra: *Ketawa lepas*

Well, radius sedekat itu bisa lihat dia ketawa lepas gitu ada perasaan yang WAH gitu di hati sendiri. Pas book signing dia nanya namaku, well mungkin semuanya sih ditanyain namanya siapa, tapi sumpah walau Cuma ditanya soal nama aja aku sudah senang loh. Belum lagi pas pagi sebelum M&G aku ada iseng-iseng mention dia dan puji Tuhan dibalas, nih lihat di bawah ini: Walau Cuma “Arigatoh! :D” yang penting dibalas. Terimakasih kakak :*

Setelah acara book signing sama foto-fotonya selesai. Aku dan teman-teman meneruskan perjalanan pulang ke kota asal kami, Balikpapan. Sepanjang perjalanan aku Cuma tidur, karena emang sudah tepar juga karena nggak ada yang bisa dilihat tebing semua, jalannya juga berkelok-kelok sudah menjadi rahasia umum jalanan Balikpapan-Samarinda itu rawan kecelakaan. Namun Tuhan masih bersama kami, kami selamat sampai di Balikpapan. Kira-kira aku sampai rumah jam 00.16, rumahku yang paling dekat soalnya. Tanpa bersih-bersih aku langsung masuk kamar dan tidur, sayang Kak Indra nggak nongol di mimpi aku.
Paginya aku langsung ngecek twitter dan melihat updateannya Kak Indra yang bilang dia lagi mutar-mutar Balikpapan ngunjungin beberapa tempat tinggalnya dulu, kantor ayahnya, juga TK-SD Bhayangkari 1. I wish someday u’ll visit this oil city again kakak, nanti aku ajak ke Melawai beli salome deh hahaha


Berikut beberapa hasil jepretan acara kemaren :





Maaf bukan HQ soalnya motret pakai handphone yang tidak canggih dan aku duduk di kursi premium artinya di belakang



Ini pas sesi foto aku yang paling kecil di depan kak Indra, sumpah dia tingiiiii banget, lihat aku cuma seberapanya di
Kucel banget kan aku

Share this:

CONVERSATION

0 komentar:

Posting Komentar